بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

Assalamu’alaikum teman-teman,

   Pada artikel kali ini, saya NSA akan mencoba berbagi tentang cara mudah untuk pemula mengenal bagaimana cara melakukan routing RIPv2. Biasanya, Routing RIPv2 ini akan ditemukan pada mata kuliah dan praktikum Jaringan Komunikasi Data, di universitas kami Telkom University. Berikut adalah topologi yang sudah saya buat:

Gambar 1.1 Topologi RIPv2

   Langkah Pertama yang harus di lakukan adalah memasukkan perangkat network dimana saya menggunakan router tipe 1941 dan switch 2950-24 [Gambar1.1]. Kemudian memasukan end devices berupa PC yang keseluruhannya dihubungkan menggunakan kabel crossover (dari router sampai PC) dan serial DTE (antar router) pada menu connections di packet tracer.

Karena saya menggunakan router tipe 1941 maka perlu memasukkan modul tambahan untuk port serial dengan cara:

  1. klik perangkat router, kemudian akan langsung masuk ke physical tab seperti pada Gambar 1.2.
  2. matikan router kemudian lakukan drag pada module HWIC-2T untuk memasukkan port serial terlihat pada Gambar 1.3.
  3. Nyalakan Kembali perangkat router.
  4. Lakukan hal yang sama pada router lainnya.
Gambar 1.2 Physical Router 1
Gambar 1.3 Physical Router 1 dengan port serial

catatan: saat menghubungkan setiap perangkat kita dibebaskan memilih port mana saja. Pada router jenis ini disediakan 2 buah port Gigabitethernet dan 4 port serial (yang ditambahkan manual seperti cara di atas).

   Langkah ke-2 memasukkan IP Address yang telah diberikan pada setiap PC dengan Gateway masing-masing PC (dimana Gateway merupakan IP Address pada Router yang terhubung dengan PC).

Gambar 1.4 Konfigurasi IP Address PC1
Gambar 1.5 Konfigurasi IP Address PC2
Gambar 1.6 Konfigurasi IP Address PC3

Catatan: Untuk masuk ke IP Configuration anda harus klik PC terlebih dahulu, pilih menu desktop kemudian masuk ke menu IP configuration yang terletak pada blok pertama menu desktop.

   Langkah ke-3 Lakukan konfigurasi Interface dan routing RIPv2 pada masing-masing router secara berurut (diselesaikan satu persatu) dengan tujuan tidak perlu bolak-balik melakukan konfig pada router. Proses Konfigurasi ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu melalui konfig tab dan CLI tab, disini saya hanya akan memberikan cara melalui CLI tab.

   Pengaturan IP pada setiap Interface dilakukan dengan menambahkan IP Address dan Subnetmask pada setiap port yang terhubung dengan router tersebut. Sedangkan, untuk Konfigurasi Routing RIPv2 hanya menambahkan Network Address masing-masing port tehubung pada router itu sendiri. Misalkan, Router 1 terhubung ke port menuju Switch 1 dan PC 2, Router 2 dan Router 3. Maka, Router 1 hanya perlu dikonfigurasi Interface dan Routing RIPv2 pada port-port  menuju Switch 1 dan PC 2, Router 2 dan Router 3.

Konfigurasi pada Router 1

Router>enable

Router#configure terminal

Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.

Router(config)#int gig0/0

Router(config-if)#ip add 192.168.3.1 255.255.255.0

Router(config-if)#no sh
%LINK-5-CHANGED: Interface GigabitEthernet0/0, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface GigabitEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#ex


Router(config)#int se0/1/1

Router(config-if)#ip add 20.20.20.6 255.255.255.252

Router(config-if)#no sh
%LINK-5-CHANGED: Interface Serial0/1/1, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial0/1/1, changed state to up

Router(config-if)#ex


Router(config)#int se0/1/0

Router(config-if)#ip add 20.20.20.9 255.255.255.252

Router(config-if)#no sh
%LINK-5-CHANGED: Interface Serial0/1/0, changed state to down

Router(config-if)#ex


Router(config)#router rip

Router(config-router)#ver 2

Router(config-router)#network 192.168.3.0

Router(config-router)#network 20.20.20.4

Router(config-router)#network 20.20.20.8

Konfigurasi pada Router 2

Router>enable

Router#configure terminal

Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.

Router(config)#int gig0/0

Router(config-if)#ip add 192.168.2.1 255.255.255.0

Router(config-if)#no sh

%LINK-5-CHANGED: Interface GigabitEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface GigabitEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#ex


Router(config)#int se0/1/0

Router(config-if)#ip add 20.20.20.5 255.255.255.252

Router(config-if)#no sh

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial0/1/0, changed state to down

Router(config-if)#ex


Router(config)#int se0/1/1

Router(config-if)#ip add 20.20.20.1 255.255.255.252

Router(config-if)#no sh

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial0/1/1, changed state to down

Router(config-if)#ex


Router(config)#router rip

Router(config-router)#ver 2

Router(config-router)#network 192.168.2.0

Router(config-router)#network 20.20.20.4

Router(config-router)#network 20.20.20.0

Konfigurasi pada Router 3

Router>enable

Router#configure terminal

Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.

Router(config)#int gig0/0

Router(config-if)#ip add 192.168.1.1 255.255.255.0

Router(config-if)#no sh
%LINK-5-CHANGED: Interface GigabitEthernet0/0, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface GigabitEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#ex

Router(config)#int se0/0/0

Router(config-if)#ip add 20.20.20.10 255.255.255.252

Router(config-if)#no sh

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial0/0/0, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial0/0/0, changed state to up

Router(config-if)#ex


Router(config)#int se0/1/0

Router(config-if)#ip add 20.20.20.2 255.255.255.252

Router(config-if)#no sh

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial0/1/0, changed state to down

Router(config-if)#ex


Router(config)#router rip

Router(config-router)#ver 2

Router(config-router)#network 192.168.1.0

Router(config-router)#network 20.20.20.0

Router(config-router)#network 20.20.20.8
Glosarium:
ex = Exit
no sh = No Shutdown
gig = Gigabitethernet
se = Serial
int = Interface
ip add = IP Address

 

Berikut adalah Gambar sebelum disertai port-port yang terhubung dan sesudah di konfigurasi beserta hasil Test ping antar PC yang berbeda jaringan.

Gambar 1.7 Topologi Sebelum Konfigurasi
Gambar 1.8 Hasil Test Ping Setelah Konfigurasi

Oke, jadi itu dia RIPv2 pada Cisco Packet Tracer semoga dapat bermanfaat untuk teman-teman semua, terima kasih telah membaca.

Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

 

Rasulullah Shallallahu ’alaihi Wasallam bersabda:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia

(HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289)
Last modified: November 25, 2020

Author

Comments

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.