Hallo teman-teman, pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan cara membangun sistem RT/RW Net, Apa itu RT/RW Net ? Singkatnya RT/RW net adalah sistem hotspot berbayar dalam skala kecil, dilihat dari sejarahnya RT/RW Net itu berasal dari kebebasan memakai frekuensi 2.4 Ghz di Indonesia, Untuk melihat lebih lanjut bagaimana Pendekar Teknologi Indonesia memperjuangkan pembebasan frekuensi 2.4 Ghz bisa dilihat halaman berikut onnocenter/2.4Ghz penerapan frekuensi 2.4 Ghz ini banyak dipergunakan salah satunya adalah untuk membangun jaringan RT/RW Net, untuk sejarah lengkapnya bisa dilihat pada link berikut onnocenter/RT-RW.Net. ada banyak masalah birokrasi pada awal munculnya RT-RW Net di Indonesia, salah satunya yaitu pemblokiran jaringan oleh ISP besar, Bahkan sekarang ini ISP seperti Indihome melarang siapaun untuk menjual kembali layanan internet mereka. Namun kita masih dapat menggunakan 350 lebih pilihan ISP yang terdaftar dibawah APIJI yang secara resmi mendukung sistem RT/RW Net.

KENAPA RT/RW Net?

Bagi Kita yang tinggal di perkotaan dengan sinyal dan ISP yang berlimpah mungkin heran kenapa RT/RW Net masih dibutuhkan, Namun bagi daerah yang terkena Blind Spot oleh BTS ataupun tidak terdapat penyedia ISP disinilah peran penyelenggara jaringan RT/RW Net yang berfungsi memperpanjang jaringan hingga sampai ke pengguna, Alih alih ditnggalkan pengguna, RT/RW Net malah digemari oleh user yang tidak tercover jaringan ataupun yang tercover jaringan sekalipun, hal ini dikarenakan RT/RW Net menyedikan Internet yang lebih high availability dan murah, ditahun ini saja sudah ada 7K penyelenggara RT/RW Net dengan jutaan pelanggannya.

ALAT & BAHAN

Untuk membangun Sistem RT/RW Net ini sebenarnya bisa dilakukan menggunakan alat yang seminimal mungkin jikalau hanya untuk melakukan test, dan alat yang digunakan bisa berbeda-beda dan variatif, Berikut alat yang saya gunakan untuk membangun jaringan RT/RW Net

  • Mikrotik rb750gr3
  • Mikhmon Server
  • Access Point

Setup Mikrotik

  1. Masukkan Sumber Internet dari port 1 kemudian buat DHCP Client
  1. Kemudian Test ping untuk melihat Koneksi Internet apakah sudah masuk dari Port 1
  1. Buat bridge port jika dibutuhkan
  1. Tambahkan IP Address ke bridge1 atau ke port yang diinginkan dan buat DHCP Server
  1. Tambahkan NAT Rule dengan action masquerade
  1. Enable SNTP dan Cloud DDNS untuk singkronisasi waktu dan untuk meremote Mikrotik dari luar jaringan
  1. Install Mikhmon Server, Untuk Mikhmon Server dapat di install from scratch jika ingin dijalankan di linux dan container atau dapat menggunakan Mikhmon Server For windows , bahakan dapat menyewa layanan Mikhmon Online
  1. Kembali lagi ke Mikrotik dan Setting Hotspot Seperti berikut
  1. Login ke Mikhmon, Password Default User : mikhmon Pass : 1234
  1. Add Router dan Setup sesuai dengan Hotspot Setup pada mikrotik sebelumnya, setelah itu klik ping, Save dan Connect
  1. Setelah melihat tampilan seperti ini kalian bebas untuk setting apa saja yang sudah disediakan, namun untuk membuat user dapat login ke Internet dan memanajemen Kecepatan serta waktu untuk user, kita dapat Generate terlebih dahulu
  1. Setting sesuai dengan kebutuhan Target pelanggan anda
  1. Setelah itu klik generate dan print, maka akan terlihat Voucher yang dapat anda cetak dan jual kepada pelanggan
  1. Setelah itu kita bisa langsung menghubungkan mikrotik ke Access point, Antena Omni ataupun menggunakan Fiber Optik jika anda menyediakan Paket untuk Internet rumahan.
Mikrotik.ID : Membangun RT/RW Net
  1. Disini saya coba dengan antena omni “Ubiquiti rocket M5” dengan Mode Access Point
Cara Konfigurasi Ubiquiti Rocket M5 Mode Access Point
  1. Untuk mempercantik tampilan Login Hotspot Kita bisa Mengubah tampilan HTML nya, Seteleh itu Drag & Drop ke File List. Custom Login HTML bisa di Download DISINI
  1. Mari kita coba apakah semua settingan kita dapat berjalan, Pertama cari SSID Access Point kemudian masuk dan jika berhasi maka akan langsung redirect ke Login HTML yang tadi teleh dibuat.

Masukkan salah satu user dan password yang tadi telah terdaftar, dan jika berhasil maka sistem hotspot dan manajemen user telah selesai dilakukan.

TIPS

Untuk menambah kenyamanan pelanggan kita bisa menerapkan beberapa metode seperti menambahkan BOT nontifikasi, Load Balancer dengan 2 atau lebih ISP, membuat Cache Proxy Server, membuat VPN serta pisah trafik untuk game agar latancy lebih rendah, dan membuat rollback otomatis menggunakan Ansible. Sekian saja tutorial dari saya semoga bermanfaat, terima kasih telah membaca 🙂

Last modified: October 18, 2021

Author

Comments

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.